Enter your keyword

kagung13.blogspot.com | kagung13@gmail.com

Review Film, 5 cm

By On March 04, 2014
Sekilas aja saat lagi iseng dan hujan seperti ini enaknya mantengin laptop dan nulis-nulis apa aja yang ada di pikiran. Mulai dai yang gak jelas sampai suatu hal penting yang dapat merubah kehidupan umat manusia (cieeeeeee, lebeyebeye). Oke disini di Surabaya, 4 Maret 2014 jam 16:38 sedang hujan dan senang sekali rasanya dapat waktu lebih banyak mantengin laptop dan nulis-nulis gak jelas.

Yups, langsung saja kita bahas apa yang ada di pikiran saya. Sekarang saya sedang memikirkan tentang film yang kemaren belum lama tayang di TV tapi udah lama hilang dari peredaran bioskop. Ini film menurut saya film paling inspiratif setelah banyak film lain yang juga jadi inspirasi seperti laskar pelangi, 3 idiots, perahu kertas, dan masih banyak lagi. Oke udah pada banyak yang tahu kan kira kira kita mau bahas film apa? Siiiip, langsung aja ke TKP..

5 CM
Ini film spesial banget menurut saya. Selain inspiratif, film ini juga banyak banget maksud tersirat yang bikin semangat jadi membara, yang juga bikin ngakak di awal-awal seannya.. Hehehehe.. Langsung aja ke sinopsinya, marii... (ini sinopsis filmnya versi wikipedia)
Lima sahabat telah menjalin persahabatan selama tujuh tahun. Mereka adalah Arial yang paling tampan, Riani sebagai satu-satunya wanita dalam kelompok itu, Zafran yang berlagak seperti seorang penyair, Ian yang paling subur badannya, dan Genta yang dianggap sebagai leader dalam kelompok itu. Kegemaran mereka adalah mengeksekusi hal-hal yang tidak mungkin dan mencoba segala hal, mulai dari kafe paling terkenal di Jakarta, sampai nonton layar tancap. Semuanya penggemar film, dari film Hollywood sampai film yang nggak kelas—kecuali film India karena mereka punya prinsip bahwa semua persoalan di dunia atau masalah pasti ada jalan keluarnya, tapi bukan dalam bentuk joget.
Suatu saat, karena terdorong oleh rasa bosan di antara satu dan yang lain, mereka memutuskan untuk tidak saling berkomunikasi dan bertemu satu sama lain selama tiga bulan. Selama tiga bulan berpisah itulah telah terjadi banyak hal yang membuat hati mereka lebih kaya dari sebelumnya. Pertemuan setelah tiga bulan yang penuh dengan rasa kangen akhirnya terjadi dan dirayakan dengan sebuah perjalanan. Sebuah perjalanan yang penuh dengan keyakinan, mimpi, cita-cita, dan cinta. Sebuah perjalanan yang telah mengubah mereka menjadi manusia sesungguhnya, bukan Cuma seonggok daging yang bisa berbicara, berjalan, dan punya nama.
Nah sekarang kita mulai aja bahas tentang apa sih yang dapat dipetik dari film ini. Sebenernya banyak, tapi saya ambil yang paling mengena aja dari semuanya. Inget gak pas akhir-akhir film seorang Zafran berkata,
"Kita semua percaya pada hal, sederhana tapi luar biasa, ada dalam setiap diri manusia bila ia meyakininya. Sebuah Impian. Setiap kamu punya mimpi, keinginan, atau cita-cita, taruh di sini didepan kening kamu, yang menempel, biarkan dia menggantung, mengambang 5 cm di depan kening kamu. Jadi dia tidak akan pernah lepas dari mata kamu, dan kamu bawa impian kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa, bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, apapun hambatannya kamu bilang pada diri kamu sendiri kalau kamu percaya pada impian kamu dan kamu tidak akan pernah menyerah. Belum pernah ada bukti-bukti nyata dalam angka yang bisa dipecahkan oleh ilmu pengetahuan. Entah bagaimana keajaiban sebuah impian, persahabatan, cinta, dan keyakinan bisa membuat begitu banyak perbedaan di sekeliling kita bisa mengubah kehidupan manusia, belum pernah ada. Hanya mimpi dan keyakinan yang bisa membuat manusia berbeda dengan makhluk lainnya."
Saya kira itu kata-kata paling inspiratif sepanjang film ini. Dan mungkin semuanya juga paham apa yang dimaksud. Walaupun benar setiap orang punya cara tersendiri memaknai suatu hal. :-)

Indonesia Science Project Olympied 2010

By On March 04, 2014
Sebuah pengalaman berkesan dapat ikut serta dalam suatu kompetisi bertajuk olimpiade apalagi skalanya nasional (ini baru keren). Sebuah kehormatan bagi saya mewakili sekolah tercinta ikut serta dalam sebuah ajang karya tulis yang dilaksanakan di Jakarta 2-5 Maret 2010 lalu (ini ceritanya flash back jauuuuuuh banget). Bersama sahabat saya dan guru pembimbing saya yang sangat saya cintai juga tentunya. Sekilas info saja, Indonesian Science Project Olympied atau ISPO adalah ajang 2 tahunan yang diselenggarakan oleh sebuah yayasan boarding school bernama PASIAD Indonesia (kalau gak salah sih, agak lupa soalnya). Ini kompetisi yang diikuti seluruh anak-anak bangsa se-Indonesia mulai dari jenjang SMP sampai SMA sederajat. Dan entah bagaimana bisa saya (kami) menjadi wakil dari sekolah tercinta bersaing dengan mereka-meraka yang lolos seleksi menuju final di Jakarta (it's amazing).

FLASHBACK

Semuanya bermula dari kelompok iseng anak anak ekskul Karya Ilmiah yang saat itu hanya menyisakan 4 orang aktif (sebenernya. yang satu ini saya yang sedikit males-malesan. Hehehehe...) Mendapat informasi tentang adanya lomba karya tulis yang bertaraf nasional (awal mula sih gak tertarik sama sekali) dari guru Karya Ilmiah tercinta kami. Awal mula kami berempat membagi diri atas perintah pembimbing menjadi dua team. Itu berarti satu team terdiri dari 2 orang. Kemudian kami diberi pengarahan dan disuruh mengeluarkan ide-ide yang ada di kepala kami. (Ini dia cerita serunya, saat temen-temen diskusi serius-seriusnya, saya malah ngantuk berat dan sesekali tertidur. Al hasil kena ketok kertas brosur sebendel dari pembimbing. Malu banget deh). Lanjut singkat cerita kami buat proposan dan akhirnya tiba saat hari terakhir pengumpulan proposan dimana masih harus minta tanda tangan kepsek, cap pos, dan segala keribetannya. Tapi syukur Alhamdulillah proposan bisa dikirim tepat waktu. Hari berlalu biasa-biasa saja sampai kamipun lupa pernah mengajukan proposal karya ilmiah tersebut.

Tiba pada saat itu sekitar Februari kami dapat surat dari pihak ISPO bahwa proposal kami diterima dan berhak menuju Jakarta ntuk melangsungkan pameran dalam rangka promosi dan pertanggungjawaban proposal kamu dalam bentuk product. Tapi sebuah kabar kurang mengenakan juga bahwa hanya satu dari team ini dari sekolah kami yang dipanggil menuju Jakarta. Dan entah harus bersyukur atau merasa sedih, saya tetap mengucap alhamdulillah.

PERSIAPAN

Waktu berlalu dan kami terus mempersiapkan prototipe dari proposal kami. Kadang sepulang sekolah atau hari libur. Dan bahkan lembur sampai malam sampai nginep di sekolahan. Tapi inilah perjuangan dan juga wujud pertanggungjawaban kami. Singkat cerita beberapa hari menuju bulam maret dan kami harus menyelesaikan segalanya. Masalah pun datang ketika guru pembimbing mulai ragu terhadap kinerja kami (Terutama kinerja saya yang dianggap kurang agresif). Tapi kami menunjuka keseriusan kami. Kami membagi tugas dimana saya mengerjakan bagian desai dari poster presentasi dan teman saya dibantu pembimbing menyelesaikan prototipenya. Dan alhamdulillah kerja keras kami berhasil membuahkan sebuah karya sederhana yang akan kami bawa ke Jakarta.

1 Maret 2010, dispensasi untuk izin selama 1 minggu sudah selesai diurus. Kami berangkat ke Jakarta beserta rombongan (Alhamdulillah pengalamamn baru travel dari Yogja - Jakarta). Kami tiba di penginapan P4TK Bahasa Jakarta. Kami beristirahat sejenak dan siangnya kami langsunh menuju Balai Sarbini untuk acara pembukaan. Kostum sudah siap yaitu baju adat jogja (Pertama kali pakai baju adat rasanya risih dan gak PD). Tiba saat acara sambutan oleh Mentri Pendidikan saat itu (Pertama kali ketemu Mentri). Bapak Bambang Soedibyo memberi sambutan sekaligus membuka acara ISPO 2010 ini. Lanjut pulang untuk besok persiapan pameran di Balai Kartini, Jakarta. Tapi sebelumnya mapir dulu ke Kantor Gubernur DKI Jakarta buat acara makan-makan. Tapi sayang gak ketemu Bapak Gubernus Fauzi Bowo saat itu.

PAMERAN

Hari H telah tiba saat itu 2 Maret 2010 dimana perjalanan pagi yang lumayan macet (Maklum, Jakarta) diiringi harap-harap cemas bagaimana nanti menjawab pertanyaan juri. Persiapan beberapa jam sebelum penilaian kami mempersiapkan stan, liat-liat stan peserta lain juga persiapan presentasi. Kami mendapatkan beberapa teman baru juga dan tidak lupa berbagi informasi dan pengetahuan yang kami punya. Ingat sekali kami menemuai teman sebelah kamar mereka dari Malang, saat itu mereka terlihat seperti peneliti muda yang berbakat (Mungkin begitu juga persepsi mereka kepada kami. Hehehe...).Sampai tiba saat presentasi dimana saya ingat juri meminta saya presentasi dalam Bahasa Inggris. Disini saya menjawab keraguan semua orang degan mempresentasikan proposan dan prototype saya dalam bahasa Inggris. Tidak begitu lancar tapi cukup memuaskan juri.

Hari berlalu kami lewati dengan presentasi, istirahat, dan begitu seterusnya sampai tiba saatnya pengumuman juara. Saat ini tepat 5 maret 2010. Menuju auditorium Balai Kartini Jakarta, kami harap-harap cemas menunggu hasi pembacaan juri terhadap penilaian yang telah dilakukan kepada kami. Doa demi doa terucap dalam hati sampai saat terakhir tidak juga disebutkan nama team kami dalam list juara. Saat itu juga kami lepas dari tekanan dan menerima apapun hasilnya. sempat terucap maaf kepada rekan satu team dan juga pembimbing. Semuanya menangis tapi akhirnya tersenyum berkat pengalaman berharga yang kami dapat.

SAYONARA

Kesempatan terakhir kami di Jakarta saat itu kami dapat kesempatan berfoto edengan Bapak Mentri Pendidikan Bambang Soedibyo (Yah bisa jadi kenang-kenangan). Saat itu pula kami kembali ke penginapan dan tidak butuh waktu lama, kami langsung melanjutkan perjalanan pulang. Hanya ucapan terima kasih dan maaf yang dapat kami haturkan Kepada pihak sekolah akan hasil yang kami dapat. Sambuatan hangat teman-teman seakan menjadi obat ampun untuk melupakan hasil yang kami dapat saat di Jakarta. Tapi saat itulah kami mendapat pengalaman berharga yang tak terlupakan untuk cerita anak cucu kami. Untuk cerita adik-adik kami suatu saat nanti.

INTERMEZZO

Sebuah pengalaman berharga di dapat dari perjuangan keras pantang menyerah. Percaya pada hal sederhana yang selalu ada di hati dan fikiran setiap orang yang kami sebut itu mimpi adalah hal mutlak yang akan membawa perbedaan dalam hidup ini. Terlepas dari hasil apapun yang kami dapat. Sebagian orang menilai itu penting, tapi bagi kami itu hanyalah hadiah atas seberapa keras perjuangan kita. Ketika keadaan berkata lain percayalah ada hal yang lebih besar menanti di depan. Jangan berputus asa. Setidaknya, kemarin kita telah mendapatkan proses, dan itulah yang terpenting. Seperti kata sebuah stiker keren orang iseng bahwa, "bukan IP yang akan kita bawa mati, tetapi proses mencari IP itulah yang penting".

Teruslah berkarya dan percayalah pada mimpi kalian. Karena hidup, kesuksesan, dan masa depan adalah mimpi-mimpi yang menjadi kenyataan. :)

Popular

Kurnia Agung Pamungkas a.k.a kagung13, Seorang blogger yang percaya bahwa menulis adalah cara terbaik mengabadikan moment dan pemikiran berharga dalam hidup.

Total Pageviews