Pantai Payung Teduh, Pok Tunggal

Kenapa saya bilang Pantai Payung Teduh? Nih coba bandingin :
Review dikit nih, Payung Teduh itu kelompok musik beraliran jazz (kalo gak salah) dengan lagu-lagunya yang easy listen, syahdu tapi asyik. Komposisi kelompok sama konsep mangunggnya ngingetin saya tiap kali tampil ngisi acara teater jaman sekolah dulu. "Jan nostalgi(L)a". Langsung check aja di google (key : Payung Teduh).

Skip ngomongin Payung Teduh, kita balik ke Pok Tunggal. Nah Pantai ini tergolong baru nih, jadi masih bagus. Baru beberapa bulan lalu saya tahu statusnya baru. Paling sekarang udah familiar banget. Kalu review pantainya sih bagus, keren, mau guling-guling juga bisa karena pantainya tergolong luas. Pasirnya juga bagus dengan sedikit karang, artinya dari pasir langsung ke air gak lewat karang.
Pantai ini diapit 2 bukit, di sebelah barat bernama Bukit Pok Tungga Asri dan sebelah timur Bukit Pojong. Kedua bukit ini juga dikembangkan menjadi tepat wisata. Kita bisa naik dan melihat pemandangan laut dari atas, juga pemandangan sunset. Nah ada jembatan bambu khas untuk menuju salah satu bukit, dan pintu kayu sederhana dengan kotak restribusi "seikhlasnya".

Akses dan Lokasi 

Pantai ini letaknya berada di tengah. Saya sebut di tengah karena jika pantai Baron, Krakal, Kukup, Drini, Indrayanti itu letaknya bersebelahan, pantai ini letahnya agak menyimpang sebelum deretan Pantai Siung, Ngrenehan, Nglambor,Wediombo. Jalurnya pun dari jalan utama masih masuk sekitar 2 km dengan kondisi jalan yang berbatu belum aspal. Jadi kudu ekstra hati-hati. Jalurnya dari Pos Gardu Restribusi Lurus ke Timur sampai ketemu Indrayanti, Lurus lagi ke timur. Lurus aja nanti kelihatan Plakatnya belok kanan masuk Pantai Pok Tunggal. Nah dari sini, hitung jarak 2 km sampai tujuan.

Pantai Pok Tunggak ini jadi favorit saya dari sekian Pantai yang saya kunjungi hari itu. Kenapa favorit. Karena saya lihat ada tenda pas mau naik ke atas bukitnya. Itu artinya disini banyak yang juga camping buat menikmati sunset. Nah karena saya ini orangnya suka sama kegiatan camping, jadi sudah bisa ditebak alasannya.

"Wis pokoke jos", tempatnya nyaman, ada beberapa pohon yang teduh di bagian ujung pantai sebelum bukit, yang disini ini biasa jadi camping ground, ada jembatan bambu yang asik banget buat lihat sunset, dan yang pasti ada penjual makanan yang bisa memudahkan kita ngisi perut, daripada repot-repot bawa logistik dan alat masak. :) Dan yang terakhir sensasi baru nya itu lho yang bikin nyaman. Masih bersih, alami, dan bonus ada toiletnya. Hehehe..

No comments:

Post a Comment

Your comment is my spirit for writing. :)